Kapal VOC Ditemukan Berisi 180 000 Keping Koin Emas

Sebuah kapal Verenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) ditemukan di dasar laut dengan isi antara lain 180.000 koin emas. Seluruh koin dalam kondisi bagus dan nilai taksiran sekitar US$ 1 miliar!

Bangkai kapal VOC yang diperkirakan tenggelam 3 abad lalu tersebut ditemukan oleh para penyelam Hungaria di perairan dekat salah satu pantai di Brazil, demikian dikutip detikcom dari media Belanda berdasarkan rilis media Hungaria, Sabtu (28/11/2009).

"Kapal bernama Voetboog bertiang tiga ini tenggelam pada 29/5/1700, dengan awak 109 orang, membawa muatan sangat mahal," ujar kepala ekspedisi Attila Szalóky.

Muatan kapal VOC iu antara lain sutera, rempah-rempah, teh, porselein dan 180.000 keping koin emas Belanda. "Benda-benda itu menurut para penyelam dalam kondisi bagus," jelas Szalóky.

Menurut Szalóky, kapal tersebut dalam perjalanan dari Batavia (kini Jakarta) menuju Negeri Belanda. Dengan memilih rute pelayaran via perairan Brazil awak kapal berharap dapat mencapai Negeri Belanda dengan aman.


Namun bagaimana akhirnya kapal tenggelam masih belum jelas benar. Diduga sesampainya di Samudera Atlantik kapal tersebut terjebak dalam badai dan akhirnya karam.



Ilmuwan Temukan Piranha Raksasa




Peneliti menemukan sisa gigi piranha yang hidup 8 juta – 10 juta tahun lalu. Ikan yang diberinama Megapiranha paranensis itu sebelumnya diketahui sebagai fosil yang tidak diketahui dan merupakan jembatan evolusi antara piranha pemakan daging dengan sepupunya pemakan tumbuhan.
Wasila Dahdul, ilmuwan tamu di National Evolutionary Synthesis Center di North Carolina AS menjelaskan piranha modern memiliki satu baris gigi segitiga seperti gergaji.
Sementara saudaranya pemakan tumbuhan, Pacu memiliki dua baris gigi segi empat untuk menghancurkan ganggang dan buah-buahan.
Fosil itu menunjukkan peralihan evolusi karena giginya memiliki baris zig-zag. Bentuknya seperti dua baris gigi Pacu yang dimampatkan menjadi satu baris pada piranha.[ito]



Ditemukan Alat Musik Tertua di Dunia

Terompet dari tulang burung yang ditemukan di gua di Jerman berusia 35.000 tahun merupakan alat musik tertua di dunia. Penemuan itu menunjukkan nenek moyang bangsa Eropa memiliki budaya kreatif dan kompleks.

Sebuah tim yang dipimpin oleh arkeolog di University of Tuebingen Nicholas Conard mengumpulkan terompet itu dari 12 bagian sisa tulang yang ditemukan di Selatan Jerman.

Instrumen musik sepanjang 22 centimeter itu memiliki lima lubang. Conard mengatakan terompet itu berumur 35.000 tahun.

“Itu jelas instrument musik paling tua di dunia,” kata Conard. Penemuan itu dipublikasikan di journal Nature.

Terompet Hohle Fels lebih komplit dan lebih tua dari tujuh terompet dari gading yang ditemukan di gua Jerman selatan yang didokumentasi oleh Conard dan koleganya beberapa tahun terakhir.

Terompet lain ditemukan di Austria berumur 19.000 tahun. Sebanyak 22 terompet juga ditemukan di Prancis berumur 30.000 tahun.



Ilmuwan Ungkap Misteri Panjang Umur

Ilmuwan telah berhasil menemukan rahasia panjang umur dari sumber yang tak terduga, burung layang-layang. Peneliti di Glasgow University menemukan, burung itu memiliki potongan materi genetik, yang dapat diperkirakan akan berumur panjang atau mati muda.

Hebatnya binatang lain termasuk manusia memiliki potongan DNA itu yang disebut telomeres. Kepala proyek itu, Professor Pat Monaghan mengatakan yakin penelitiannya menunjukkan bagaimana manusia pria dan wanita bisa berumur panjang, dengan menunda berkurangnya telomeres.

"Usaha yang berhubungan dengan memperpanjang telomeres itu berhubungan dengan tingkat oksidan di darah, stres serta faktor lingkungan. Hal itu memberi jalan untuk mencoba cara memperbaiki umur manusia. Dengan menjaga telomeres lebih panjang, siapa tahu bisa awet muda,” katanya.

Telomeres terdapat di ujung kromosom. Saat sel mati, sel yang ada membelah menggantikan yang mati. Namun saat sel terbelah, telomeres menjadi semakin pendek.

Peneliti mendapati saat telomeres terlalu pendek, maka tidak akan mampu membelah lagi dan akan mati. Ketidakmampuan mengganti sel baru itu terjadi di usia senja. Telomeres sendiri ukurannya tidak semuanya sama atau berkurang dalam tingkat yang sama. Sehingga hubungan antara panjang telomeres, erosi dan umur panjang masih membingungkan.

Proyek itu dimulai pada 2001 dengan meneliti burung layang-layang yang bersarang di dekat University of Lausanne. "Kami mendapati burung yang memiliki telomeres relatif pendek, kemungkinan kecil bisa selamat di tahun berikutnya,” katanya


13 Penemuan Teknologi yang Tidak Disengaja

1. Penisilin

Anda mungkin sudah mengenal Alexander Fleming, ilmuwan Skotlandia yang mengadakan penelitian terhadap bakteri yang dilemahkan, yang disebut staphylococci atau stafilokokus. Kejadian yang sebenarnya adalah ketika dia kembali dari liburan dalam 1928, ia menemukan salah satu cawan percobaannya telah ditumbuhi jamur, sehingga membuatnya kesal dan melemparkannya. Pada waktu itu ia belum menyadari bahwa kemudian bakteri stafilokokus tidak mampu hidup di lingkungan yang ditumbuhi jamur fungal.
http://forum.zevzek.com/uploads/post-49-1095451343.jpg
Setelah Fleming meneliti kembali dan mendapatkan bahwa jamur bisa menghambat pertumbuhan bakteri, dia kemudian menerbitkan penemuannya tersebut namun tidak banyak mendapat perhatian. Kemudian di tahun 1945 setelah riset lebih lanjut dilakukan oleh beberapa para ilmuwan lain, maka baru diyakini bahwa penisilin bisa dihasilkan dalam skala industri, sehingga hal ini memberi jalan untuk pengobatan infeksi atau peradangan oleh bakteri hingga saat ini.


2. Oven Microwave

Dalam tahun 1945 Percy Lebaron Spencer, seorang insinyur dan pencipta Amerika, sibuk bekerja di pabrik magnetron, alat yang digunakan untuk menghasilkan sinyal radio gelombang mikro yang merupakan bentuk awal dari radar. Radar adalah sebuah inovasi luar biasa penting di masa perang, tetapi penggunaan gelombang mikro untuk memasak makanan adalah ketidaksengajaan.
http://resources.edb.gov.hk/physics/articlePic/Optics_Wave/microwave_oven.gif
Ketika sedang berdiri di dekat sebuah magnetron yang sedang hidup, Spencer mendapati bahwa batang coklat di sakunya meleleh. Pikirannya yang tajam segera mengerti bahwa itu adalah akibat gelombang mikro. Kemudian dia mencobanya terhadap biji jagung brondong, lalu pada sebutir telur hingga meledak.
Oven Microwave pertama beratnya sekitar 340 kg dengan ukuran sebesar sebuah kulkas.


3. Kerucut Es krim

Kisah ini adalah suatu contoh yang sempurna dari penemuan yang tidak disengaja, dan sebuah kesempatan pertemuan langka yang memberi dampak ke seluruh dunia. Dan merupakan sebuah pertemuan yang manis.
Di awal 1904, es krim disajikan di atas sebuah piring. Sampai suatu ketika di World’s Fair pada tahun itu, di Saint Louis, Missouri, dua bahan makanan yang kelihatannya tidak berhubungan dengan tak terelakkan tersambung bersama-sama.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/e7/StrawberryIce.jpg/180px-StrawberryIce.jpg
Pada saat udara sangat panas di World’s Fair 1904, depot eskrim menjual eskrim dengan cepat sampai-sampai kehabisan piring-piring. Depot di sebelahnya tidak seberuntung penjual es krim, yaitu penjual Zalabia – sejenis wafel wafer tipis dari Persia – dan pemilik depot mengusulkan sebuah ide untuk menggulung zalabianya menjadi kerucut dan meletakkan sebongkah es krim di atasnya.
Demikianlah kerucut es krim dilahirkan – dan hingga kini kita masih menemukan es krim dengan kerucutnya, semodern apa pun pembuatan es krim itu.


4. Sampanye

Menurut banyak orang Dom Pierre Perignon dihormati sebagai penemu sampanye. Walaupun sebenarnya biarawan Benedictine abad ke-17 itu tidak bermaksud demikian, yakni membuat anggur dengan gelembung-gelembung udara di dalamnya -karena pada kenyataanya dia telah menghabiskan waktu bertahun-tahun berusaha mencegah hal itu terjadi. Anggur yang penuh dengan gelembung udara dianggap sebagai tanda proses pembuatan anggur yang jelek.
http://dixna.files.wordpress.com/2007/08/moet.jpg
Harapan Perignon sesungguhnya untuk memenuhi pilihan pejabat Prancis berupa anggur putih. Karena buah anggur yang hitam lebih mudah untuk berkembang di daerah Champagne, ia menemukan suatu cara menekan keluar sari buah putih dari anggur hitam. Tetapi karena iklim di Champagne relatif dingin, anggur itu akhirnya mengalami fermentasi setelah dua musim, sampai tahun kedua di dalam botol.
Hasilnya adalah anggur yang dipenuhi gelembung-gelembung gas karbon dioksida yang oleh Perignon dicoba untuk dibersihkan tetapi gagal. Untungnya, anggur baru itu akhirnya menjadi pilihan utama di kalangan aristokrat, baik pejabat-pejabat di Perancis maupun Inggris.


5. Kertas catatan Post-It

Penemuan kertas catatan Post-It yang sederhana adalah sebuah kolaborasi yang kebetulan antara ilmu pengetahuan yang payah dengan seorang jemaat gereja yang putus asa. Pada tahun 1970, Spencer Silver, seorang peneliti perusahaan besar Amerika 3M, tadinya berusaha untuk merumuskan sejenis lem perekat yang kuat, tetapi berakhir pada penciptaan sebuah lem yang sangat lemah yang bisa dilepaskan dengan mudah. Ia mengenalkan penemuannya di 3M, tetapi tidak ada orang yang peduli.
http://www.hooplegroup.com/images/postit.jpg
Empat tahun kemudian, Arthur Fry, seorang rekan kerja Silver di 3M dan anggota paduan suara di gerejanya, terganggu oleh kenyataan bahwa kertas kecil yang diselipkan di buku lagu rohaninya sebagai tanda batas halaman selalu terjatuh ketika buku tersebut dibuka.
Dia kemudian meminta bantuan kepada Spencer Silver untuk mempergunakan hasil temuannya, yakni lem perekat yang lemah itu sebagai penanda batas halaman bukunya. Penanda berupa kertas tempel berperekat temuan Spencder Silver bekerja dengan sempurna, dan dia kemudian menjual ide itu kepada 3M. Pemasaran percobaan dimulai tahun 1977, hingga post-it dikenal di seluruh dunia sekarang ini.


6. Keripik kentang

Tahun 1853, di sebuah rumah makan di Saratoga, New York, seseorang yang sedang makan malam, Cornelius Vanderbilt, terlihat cerewet sekali karena berulang kali yang menolak memakan gorengan yang dipesannya. Dia mengeluh gorengan itu terlalu tebal dan terlalu basah.
http://www.femina-online.com/images/kuliner/kentang.jpg
Setelah dikembalikan beberapa piring dan lalu lebih menipiskan potongan kentangnya, kepala tukang masak George Crum memutuskan untuk menggoreng irisan kentang yang tipis tersebut di dalam minyak goreng yang banyak, maka jadilah keripik kentang seperti sekarang ini.
Vanderbilt pada awalnya memprotes usaha si kepala tukang masak, katanya gorengan itu terlalu tipis untuk ditusuk dengan garpu, tetapi setelah beberapa percobaan, keripik kentang itu kemudian menjadi kesukaan, dan segera semua orang di dalam rumah makan tersebut memesannya. Sehingga pada daftar menu dicantumkan “Saratoga Chips”, yang kemudian terkenal ke seluruh dunia.


7. Slinky

Anda pasti mengetahui mainan yang satu ini, yaitu segulungan kawat berwarna-warni berbentuk per yang berbunyi gemerincing ketika digoyang-goyangkan. Aslinya mainan ini hanyalah sebuah hiasan di sebuah meja tulis seorang ahli mekanik, Richard James, yang suatu waktu di tahun 1940 yang ketika musim semi tiba, tersandung dan terguling ke seberang lantai setelah menginjak benda tersebut sehingga harus berbaring sakit.
http://petewarden.typepad.com/photos/uncategorized/2007/10/19/slinky.png
Setelah beberapa prototipe, slinky akhirnya siap untuk diperkenalkan di toko mainan di tahun 1948, yang lalu menjadi salah satu ikon mainan paling populer sepanjang masa.
Istri James, Betty, adalah orang yang mengusulkan nama “Slinky”, dan sebagai CEO dari perusahaan sejak 1960. Lebih dari 250 juta Slinky telah dijual di seluruh dunia, dan bahkan Slinky digunakan sebagai antena radio bergerak selama perang Vietnam.


8. Alat pacu jantung

Seperti penisilin, ini adalah penemuan tidak disengaja lain yang telah menyelamatkan hidup banyak orang hingga hari ini. Seorang insinyur Amerika, Wilson Greatbatch, sedang bekerja dengan sebuah peralatan yang merekam denyut jantung tidak beraturan, ketika ia menyisipkan sebuah tipe resistor yang keliru ke dalam penemuannya.
http://media.vivanews.com/images/2009/08/11/75057_alat_pacu_jantung.jpg
Sirkuit berdenyut, lalu diam, lalu berdenyut lagi, mendorong Greatbatch untuk membandingkan reaksi ini dengan jantung manusia dan menggunakannya pada sebagai alat pacu jantung pertama di dunia yang bisa diimplan atau ditanamkan ke dalam tubuh manusia.
Sebelum versi yang bisa diimplan digunakan pada manusia setelah tahun 1960, alat pacu jantung telah didasarkan pada model eksternal yang ditemukan oleh Paul Zoll tahun 1952. Alat ini berukuran sebuah televisi dan membagikan kejutan-kejutan listrik yang disesuaikan ke dalam tubuh pasien, yang sering kali menyebabkan kulit terbakar. Greatbatch juga mengembangkan penemuannya dengan menggunakan sel baterai iodid litium untuk menggerakkan alat pacu jantungnya.


9. Lem super kuat (Superglue)

Bahan lebih lengket. Yang satu ini terkenal karena berdaya perekat tinggi, tidak seperti Post-It Notes di atas. Lem super kuat tercipta pada tahun 1942 ketika Dr. Harry Coover sedang berusaha untuk mengisolasikan sebuah bahan plastik yang bersih untuk membuat gagang senjata api.
Sementara dia sedang bekerja dengan bahan kimia cyanoacrylates, seketika setelah bahan polymerized terkontak dengan embun menjadikan semua bahan-bahan kimia dalam percobaan terikat bersama-sama. Bagi Coover percobaannya gagal, dan riset berjalan terus.
http://transitiology.files.wordpress.com/2007/05/super_glue.jpg
Enam tahun kemudian, Coover bekerja di sebuah pabrik kimia di Tennessee dan merealisasikan potensi dari sebuah substansi ketika mereka sedang menguji hambatan panas dari cyanoacrylates, diketahui sebelumnya bahwa lem-lem tidak memerlukan panas maupun tekanan untuk membentuk ikatan yang kuat.
Jadi, setelah suatu jumlah yang tertentu dari perbaikan komersil, Superglue atau “Alcohol-Catalyzed Cyanoacrylate Adhesive Composition” (komposisi lem dari bahan Cyanoacrylate yang dikatalisasi dengan alkohol) dilahirkan.
Lem itulah yang digunakan kemudian untuk menangani prajurit yang terluka di perang Vietnam – lem itu bisa disemprotkan di luka terbuka, membendung pendarahan dan memudahkan pengangkutan para prajurit. Lem ini telah banyak menyelamatkan nyawa korban-korban luka oleh senjata api.


10. Sakarin

Sakarin, pemanis buatan yang paling tua, tanpa sengaja ditemukan di tahun 1879 oleh seorang peneliti bernama Constantine Fahlberg, seseorang yang dulu pernah bekerja pada Johns Hopkins University di dalam laboratorium profesor Ira Remsen.
Penemuan Fahlberg bermula ketika dia lupa mencuci kedua tangannya sebelum makan siang, yang mana sebelumnya telah ditumpahi sejenis bahan kimia di laboratoriumnya. Bahan kimia itulah kemudian menyebabkan roti yang dimakannya menjadi berasa manis yang aneh.
http://iinkecil.files.wordpress.com/2008/12/sakarin.jpg
Dalam tahun 1880, kedua ilmuwan bersama-sama menerbitkan penemuan, tapi tahun 1884, Fahlberg memperoleh hak paten dan mulai memproduksi secara masal bahan sakarin tanpa Remsen.
Pemakaian sakarin tidak akan meluas kalau tidak karena pemakaian gula dibatasi selama Perang Dunia I, dan ketenarannya meningkat selama tahun 1960-an sampai 1970-an karena dipergunakan oleh pabrik Sweet’N Low dan minuman-minuman ringan (soft drinks) untuk diet.


11. Karet vulkanisir (ban karet)

Christopher Columbus, penemu benua Amerika, adalah orang yang pertama kali memperkenalkan bola karet dari Hindia Barat ke Eropa. Bahan karet memang bagus tetapi bahan tersebut berbau busuk yang sangit, mengeras saat dingin dan terlalu lengket ketika hangat dan nampak tidak bisa dipergunakan untuk tujuan-tujuan praktis.
http://wb8.itrademarket.com/pdimage/33/s_1474833_brownx.jpg
Tiga ratus tahun kemudian Charles Goodyear mendirikan perusahaannya dan berusaha keras untuk menjadikannya bahan berguna. Sebelumnya selama tujuh tahun, ia mencoba mengolah bahan karet dengan magnesium oksida, tepung perunggu, asam nitrat dan kapur perekat, namun tetap tanpa hasil.
Lalu, di suatu hari yang penuh keberuntungan di tahun 1839, ia membersihkan kedua tangannya dari lumuran bubuk, yang terdiri atas campuran karet dan belerang. Bubuk itu terjatuh dan masuk ke dalam sebuah tungku di atas api.
Ketika karet meleleh, ternyata bereaksi dengan bahan belerangnya. Inilah pertama kali karet vulkanisir atau ban karet tercipta, dan hingga kini anda bisa tertidur dengan nyenyak di dalam sebuah mobil karena ketidaksengajaan ini.


12. Mesin Sinar X

Dalam tahun 1895, ahli ilmu fisika Jerman, Wilhelm Conrad Rontgen, sedang berusaha menemukan cara agar bisa melihat sinar katode keluar dari sebuah tabung kaca yang sepenuhnya tertutup oleh sebuah kertas karton hitam. Dia menyadari hal itu mustahil tetapi dia menemukan sesuatu yang lebih menarik mengenai hal itu.
http://www.ashaindustries.com/images/asha-2.jpg
Dia mencoba meletakkan berbagai benda di depan alat itu, tetapi yang mengejutkannya adalah ia melihat tulang-tulang di dalam tangannya sendiri, kemudian, hasil itu diproyeksikan ke dinding. Rontgen sadar bahwa sinar itu bisa menembus benda-benda padat juga.
Segera, ia menyebut sinar yahg bisa menembus itu dengan nama x-ray atau kita kenal juga dengan sinar rontgen – seperti namanya. Dewasa ini, alat tersebut sudah menjadi alat standar kesehatan di rumah-rumah sakit.


13. Viagra

Jika anda seorang pengidap disfungsi ereksi, anda harus berterimakasih kepada para peneliti dari Merthyr Mydfil, sebuah kota di Wales. Pada tahun 1992, mereka melakukan beberapa uji klinis untuk menguji jenis obat baru yang semula diharapkan untuk terapi hipertensi.
http://hobatok.com/tabs/viagra/viagra2.jpg
Percobaan-percobaan mengalami kegagalan yang sangat buruk seperti tidak terlihatnya tingkat tekanan darah mereka ke titik normal. Tetapi ketika tekanan darah yang terukur sedang naik, mereka melihat ada lain yang ikut naik – anda pasti sudah tahu apa yang saya maksud (he he he).
Proyek itu pasti akan dihentikan kalau seandainya akibat sampingan itu tidak muncul. Sekarang ini obat itu dikenal dengan nama “viagra”, jenis obat “penentang gravitasi” yang digunakan untuk menghasilkan “batang baja” yang kuat.


Penemuan Permata Terbesar di Jagat Raya

bpm-37093

Ditemukan sebuah bintang baru, bintang ini adalah sebuah batu permata terbesar di alam semesta : diamater 4.000 km, dikenal dengan nama “BPM 37093”.

Bintang ini merupakan batu permata terbesar di alam semesta yang diketahui saat ini : diameter 4.000 km, dan beratnya setara dengan 10 dipangkatkan 34 karat.

“BPM 37093” terletak di Centaurus, jaraknya dari bumi sekitar 50 tahun cahaya, ia adalah sebuah bintang cebol putih, hasil dari bintang tetap kecil yang menuju ke masa akhir evolusi, dan intinya adalah karbonkristal (batu permata) yang berdensitas eksra tinggi, bagian luar diselimuti dengan lapisan hidrogen dan helium.

Sehari menjelang Hari Valentine pada 2 tahun silam, ilmuwan asal Amerika Serikat Micter Kaerf, Monger Marry dari Universitas Combridge, Inggris, dan ilmuwan asal Brasil yakni Kannan mengumumkan bahwa mereka telah menemukan bintang “BPM 37093”, ketika itu Micter dengan nada canda mengatakan : “Meskipun harta kekayaan Sang Raja Komputer Bill Gates plus harta Donald Trump digabung juga tidak akan sanggup membelinya.”

Selama 40 tahun ini, astronom selalu beranggapan bahwa inti bintang cebol putih akan mengkristalisasi seiring dengan turunnya suhu, namun bukti yang akurat semuanya sulit diamati.

Micter menghitung intinya memang sudah mengkristal melalui getaran pulsasi “BPM 37093”-nya bintang cebol putih. 5 miliar tahun kemudian, matahari kita juga akan berubah menjadi sebuah bintang cebol putih, dan ditambah lagi dengan beberapa masa, maka yang tampak di pusat tata surya kita saat ini hanya berupa sebuah batu permata raksasa.


Penemuan Benda Prasejarah dari Aluminium AIUD, Rumania

Sebuah Oopart (Out Of Place ARTifact / Artifak yang tidak pada tempatnya) adalah suatu istilah yang diberikan pada lusinan benda prasejarah yang ditemukan pada berbagai tempat di seluruh dunia dengan tingkat teknologi yang sepenuhnya berbeda dengan penentuan usianya bila didasarkan secara fisik, kimia dan atau dengan petunjuk geologisnya.

Artifak yang tidak pada tempatnya itu seringkali membuat frustasi para ilmuwan konvensional dan merupakan sesuatu yang menarik antusias bagi para penyelidik petualang dan individu-individu yang tertarik pada teori alternatif.

Pada 1974, hanya satu mil lebih dari kota Aiud di Rumania, sekelompok pekerja sedang menyelesaikan sebuah pekerjaan penggalian di pinggiran Sungai Mures. Selagi menggali, mereka terantuk pada suatu fosil – yaitu sebuah artifak logam yang misterius.

Sebagai tambahan dari temuan fosil tulang-tulang Mastodon dalam penggalian itu, para pekerja membongkar sebuah balok aluminium berbentuk baji yang terpendam 35 kaki di bawah lapisan tanah. Balok logam berbentuk baji ini tampaknya pernah difabrikasi, karena ia tidak menyerupai tulang binatang atau suatu bentuk geologis.

Balok aneh itu telah disumbangkan ke Musium Sejarah Transylvania, tetapi walaupun ini merupakan suatu temuan yang tidak umum, tetapi penyelidikan yang mendalam terhadap benda itu belum pernah dilakukan selama 20 tahun lamanya.

Begitulah saat editor dari sebuah majalah UFO Rumania menemukan artifak itu di suatu gudang musium pada 1995. Baji logam itu beratnya kira-kira 5 pon dan ukurannya kira-kira 8,25 x 5 x 2,75 inchi.

Artifak itu telah dianalisa secara kimiawi di dua laboratorium untuk menentukan komposisinya, salah satu laboratorium itu ada di Institut Arkeologi Cluj-Napoca dan yang lainnya di Lausanne, Switzerland.

Kedua fasilitas tersebut menghasilkan kesimpulan yang sama: Benda itu telah ditetapkan, utamanya terkomposisi dari aluminium (89 persen) bersamaan dengan 11 logam lain dengan proprosi tertentu dan kecil.

Para ilmuwan agak sedikit terkejut karena aluminiumnya sudah dalam keadaan murni yang tidak dapat ditemukan di alam, dan teknologi yang diperlukan untuk menghasilkan tingkat kemurnian seperti itu hanya dapat dilakukan umat manusia sejak pertengahan abad ke-19.

Lapisan oksida tipis pada permukaan luarnya yang secara merata menutupi balok aluminium membantu menentukan usia dari benda itu yang berkisar 400 tahun.

Namun lapisan geologi di mana benda itu ditemukan menunjukkan bahwa benda itu sudah ada selama sekitar 20.000 tahun sebelum berlangsungnya era Pleistocene (dari 1,64 juta sampai sekitar 10.000 tahun lalu, termasuk zaman es dan munculnya manusia).

Dalam kaitannya dengan komposisi kimianya dan bentuknya yang dengan jelas telah difabrikasi, beberapa hipotesis mengenai asal usul yang sebenarnya telah muncul.

Sementara itu para ilmuwan sangat mempercayainya sebagai bagian dari sebuah alat buatan manusia (alat apa sebenarnya belum dapat ditetapkan), para ilmuwan lainnya menyatakan bahwa benda peninggalan aluminium itu mungkin telah berfungsi sebagai sebuah komponen dari sebuah pesawat antariksa pada zaman dahulu.

Seorang insinyur ilmu penerbangan memeriksa benda itu serta membandingkan balok Aiud itu dengan sebuah tempat penyangga dari sebuah modul penyelidikan antariksa dengan versi yang lebih kecil, seperti modul bulan atau kaki dari satelit Viking.

Menurut hipotesis ini, benda itu sepertinya sebuah bagian dari sebuah pesawat antariksa dari luar bumi yang mungkin telah mendarat di sungai setelah mengalami pendaratan darurat.

Jadi apakah asal-usul sebenarnya dari balok Aiud itu? Apakah itu hanya sebuah bagian dari peralatan yang difabrikasi oleh masyarakat kuno yang memiliki pengolahan untuk menghasilkan alumunium yang sangat murni pada saat ratusan atau bahkan ribuan tahun lebih awal dibandingkan dengan umat manusia lainnya?

Atau itu milik dari sebuah pesawat antariksa kuno, seperti yang dipercaya sebagian orang? Dan apakah pesawat ini dirancang oleh manusia ataukah itu berasal dari alien?

Tak peduli yang manapun, analisa-analisa itu, kedua-duanya dari bagian luarnya yang teroksidasi ataupun dari lapisan geologisnya telah gagal untuk menjelaskan secara cukup jelas bagaimana sesuatu yang berasal dari teknologi maju seperti itu dapat berada pada suatu zaman yang sangat jauh lampau seperti itu.



Penemuan Spesies Semut Yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Semut adalah serangga eusosial yang berasal dari keluarga Formisidae, dan semut termasuk dalam ordo Himenoptera bersama dengan lebah dan tawon. Semut terbagi atas lebih dari 12.000 kelompok, dengan perbandingan jumlah yang besar di kawasan tropis.
Semut dikenal dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur, yang terkadang terdiri dari ribuan semut per koloni. Jenis semut dibagi menjadi semut pekerja, semut pejantan, dan ratu semut.
Satu koloni dapat menguasai dan memakai sebuah daerah luas untuk mendukung kegiatan mereka. Koloni semut kadangkala disebut superorganisme dikarenakan koloni-koloni mereka yang membentuk sebuah kesatuan.

1. Honeypot Myrmecocystus


Semut di iklim kering harus menyimpan makanan untuk bertahan hidup lama dari kelangkaan. Di padang pasir Amerika Utara, semut Honeypot Myrmecocystus menggunakan tubuh mereka sebagai wadah yang hidup, tubuh mereka membengkak karen cairan cadangan, dan dibawa ke sarang pasangan.


2. Harpegnathos Saltator

Semut Pelompat India, Harpegnathos saltator, adalah salah satu semut yang pertama mempunyai genome sequencing.

3. Podomyrma

Seekor semut Podomyrma cenderung mendekati ulat Lycaenid di Australia Selatan. Ulat ini mengeluarkan zat-zat yang menarik bagi semut, dan semut pada gilirannya akan memberikan perlindungan dari parasit.

4. Malagasi (Mystrium spesies)

Di antara keanehan keluarga semut adalah misteri Malagasi semut (Mystrium spesies), yang merupakan predator penghuni hutan hujan pada sampah daun.

5. Cecropia (Azteca alfaroi)

Cecropia (Azteca alfaroi) semut  penjaga pohon, mereka sangat waspada terhadap penyusup. Bekerja bersama-sama, mereka mengepung dan melumpuhkan lawan-lawan mereka dengan menjepit lawan hingga lemas.

6. Thaumatomyrmex

Salah satu yang paling langka di dunia serangga adalah Thaumatomyrmex, semut mandibula Amerika tropis yang aneh telah lama membuat ilmuwan semut bingung. Pada tahun 1990, sebuah tim Brasil akhirnya memecahkan teka-teki. Thaumatomyrmex adalah predator khusus dari landak-seperti kaki seribu. Rahang panjang memungkinkan semut ini untuk menangkap mangsanya tanpa cedera.


7. Paratrechina Longicornis

Pada pulau Panama, semut pekerja yang gila (Paratrechina longicornis) minum dari nectaries di bawah daun. Banyak tanaman menarik semut dengan nectaries-nya, dan sebagai imbalan semut membantu menghilangkan hama pada tanaman tersebut.

8. Dinoponera

Spesies Dinoponera Amerika Selatan, mempunyai panjang lebih dari satu inchi, adalah satu diantara semut terbesar di dunia.

9. Pogonomyrmex Rugosus

Dua mesin penuai semut (Pogonomyrmex rugosus) dari sarang yang berdekatan terlibat dalam ritual peperangan, saling mendorong tetapi tidak benar-benar melukai satu sama lain.
Diperkirakan bahwa koloni mereka menggunakan pertempuran bohongan ini untuk mengumpulkan informasi tentang tetangga mereka. Pengetahuan tentang kekuatan bersaing membantu koloni semut menetapkan batas wilayah tanpa kehilangan kehidupan.